Bapak
Mungkin, sepertinya aku tak sebahagia mereka,
tapi yakinlah, aku bangga dengan semua yang kau ajarkan. semua.
Matamu tak pernah berembun,
kesabaran terlihat jelas dari kerutan dahimu.
Ketika anak lain bermain sepeda, dan saya hanya bisa memandang di balik jendela.
Tanpa kata-kata, matamu berkaca-kaca.
Saya sudah cukup dewasa ketika kau menghadapi badai kehidupan.
Saya melihat keteguhan di balik rambut yg mulai beruban.
Bapak saya seorang petani, tapi tdk pernah mengajari saya cara menanam padi.
'jangan jadi kaya bapak' ucapnya
Sabtu kemarin saya bersua, raut mukanya semakin menua, sedangkan saya belum bisa memberinya apa-apa. Remuk hati ini rasanya

Sedih aslina mang,, smoga bapa sehat selalu
BalasHapus